Tittle : BURONAN
Genre : Humor(maybe),#ah karang sendiri dech#...
Cast :
Leeteuk (25 tahun)=>Hyung
Cho Kyuhyun (6 tahun)#namja#
Lee Donghae (6 tahun)#namja#
Shin Donghee (6 tahun)#namja#
Lee Sungmin (6 tahun)#yeoja#
Kim Kibum (7 tahun)#yeoja#
Warning : ff ini sungguh membosankan,bisa mengakibatkan mual,muntah,pening,puyeng#plak
====SUPER JUNIOR====
Di sebuah café coffee yang terletak di sudut kota seoul, café yang
begitu sederhana dan sangat modern . Pemilik caffee tersebut bernama
Leeteuk,ia terkenal dengan keramahannya dan kesopanannya, selama ini ia
merawat kelima dongsaeng-dongsaengnya dengan seorang diri,karna orang
tua mereka telah meninggal sejak 2 tahun yang lalu akibat kecelakaan
lalulintas(?). untung lah dongsaeng-dongsaengnya itu penurut dan tidak
cerewet, dan itu mempermudah ia merawat mereka seorang diri tanpa
bantuan orang. Mereka tinggal dengan serba bercukupan. Leeteuk membuka
café coffee ini baru 1 tahun yang lalu,ia membuka café itu untuk
membantu kelancaran keuangannya.
Selain membuka café, ia juga
seorang detektif, ia sering memecahkan kasus2 dari yang sangat
terpenting hingga yang tak terpenting sekali pun. Bahkan ia sangat di
bangga2kan oleh para polisi,karna ia sangat membantu polisi untuk
mendapatkan penjahat dalam kurun waktu yang sangat cepat. Hebatkan.
Dan kali ini ia sedang tak ada kerjaan apa pun. Dan ia lebih memilih
duduk di café nya sambil menikmati secangkir coffee dan membaca Koran.
Sesekali ia melirik kearah keluar. Ia merasa ada sesuatu yang sangat
berbahaya akan terjadi pada dirinya.
Selain terkenal
dengan keramahannya, leeteuk juga sering terkenal dengan kepelitannya.
Kalau sudah masalah uang ia sungguh pelit. Terutama pada dongsaeng2nya
itu. Contohnya itu pada hari ini, ia paling tidak suka pada hari ini.
#Leeteuk POV#
Aku Park Joong Soo atau sering di panggil Leeteuk. Aku seorang
detektif. Ini pekerjaan yang tak menyenangkan. Aku harus mencari
kesalahan orang yang tak ingin di ketahui orang lain dan melaporkannya.
Tentu saja, ini bisa menimbulkan dendam dan ada kalanya aku diincar.
Meladeni dan menghindar dari orang-orang bodoh itu pun juga bagian dari
pekerjaanku. Tapi, sepertinya aku tak pandai melarikan diri. Ya
sebenarnya saat ini aku sedang di buru beberapa orang yang merepotkan
dan mereka itu…..
Ah,tiba-tiba saja mataku yang sedari tadi asik
melirik keluar akhirnya menangkap sosok yang saat ini sedang memburuku
hendak memasuki café ini. Ah, gawat. Mereka datang, Aku harus lari.
Dengan langkah cepat aku berlari menuju toilet dan mengunci pintu itu rapat-rapat, dengan perasaan takut.
Kring… #bunyi lonceng pas buka pintu#
“ah,selamat datang”. Aku dengar sooyoong pelayan di restoranku ini
menyambut mereka datang. Ah,Tenang teukkie tenang, jangan panic!
Aku sudah bilang sama sooyoong si pelayan itu untuk menyembunyikan
keberadaanku disini, tak masalah! Selama ada disini, mereka takkan bisa
menyentuhku.
“oh,kalau leeteuk oppa lagi di toilet”.
MWO? Dasar babo,kenapa dia bisa keceplosan gituh sih? Aku harus kabur
dari sini,sebelum mereka menemukanku. Hei,hei,hei! Yang benar saja! Mana
sudi aku tertangkap oleh mereka!.
Setelah melihat2 di
sekeliling toilet, mataku menangkap sebuah jendela yang agak lumayan
besar dan jika aku melewati jendela itu, aku akan sampai di belakang
café ini. Dengan segera aku memanjat jendela itu dan kini, tibalah aku
di sebuah gang di belakang café ini.
Se,sekarang, aku harus
cari tempat bersembunyi,terutama tempat dimana mereka tak bisa
mengejarku, dan….Tempat seperti itu……………Hanya ada disana.
#leeteuk pov end#
Terlihat
di suatu tempat yang begitu di penuhi orang yang memakai baju bola
favorit masing-masing. Yap, dimana lagi kalau bukan di stadion lapangan
bola. Kini di sana tengah di gelar pertandingan bola antara
pemain“Korean” melawan pemain “Timnas(?)”.
#leeteuk pov#
Huh! Tempat terbaik menyembunyikan daun adalah di hutan. Tempat terbaik
bersembunyi adalah di kerumunan orang. Mereka tak mungkin mengejar
sampai ke sini, aku memang hebat bwahahahaha….
[tes..tes..tes]
Tiba2 saja suara dari tempat pemberitahuan bersuara, dan pasti ada sesuatu yang iingin dikatakan.
[kepada tuan Park joong soo dari kota seoul di tunggu temannya di gerbangnya]
MWO? i..itu pasti mereka.
[kepada tuan Park joong soo dari kota seoul ]
Me…mereka
mengejarku sampai kesini? Bagaimana bisa mereka tau? Tapi,tak masalah.
Acuhkan saja! Toh, takkan ketahuan karna ini adalah tempat pertandingan
bola, dimana 50 ribu orang berdesak desakkan.
“hey”. Tiba2
saja dari arah belakang ada sebuah tangan yang memegang pundakku,kini
badan ku keringat dingin,dengan perlahan aku berbalik melihat siapa yang
menyentuh pundakku.
“WAAAH”. Teriakku kaget saat melihat seorang namja seram berbadan gede dan tinggi berdiri di belakangku.
“kau park joong soo kan? Detektif terkenal itu?”. Tanya namja itu seraya menatapku tajam.
“i-iya”. Jawab ku gugup.
“cepat pergi, temanmu menunggu”. Ujarnya seraya menyuruhku pergi.
[“eh itu bukannya leeteuk oppa? Detektif terkenal itu?”.
“ah, masa’?”
“waah, benar”.]
Terdengar
dari arah belakang beberapa yeoja tengah membicarakanku,segera ku toleh
ke belakang dan….OMO? kenapa bisa banyak orang berkumpul disini.
Kulihat ada yang sedang sibuk mengambil fotoku dengan hpnya.
“ada kasus?”.
“ada penjahat kabur kesini ya?”.
“foto ah!”
”aku juga”.
Mereka terus saja melempar pertanyaan berlebihan kepadaku, aish,celaka!
Ini terlalu mencolok. Dengan segera aku keluar dari tempat itu dan
segera menuju di mana mobiilku terparkir dan setelah itu segera beranjak
dari tempat iitu.
“SIAL! Ternyata mereka lebih cepat dari dugaanku”. Umpatku seraya memukul stir mobil ku sebal.
Kalau begini, aku harus cari cara lain, aku harus minta tolong pada orang untuk menyembunyikanku,mala mini aku harus bergadang.
“ng?”
“bergadang”
“oh
iya,ada cara itu”. Gumamku dan dengan segera aku mengambil hp ku dan
menelepon seseorang untuk membantuku bersembunyi hari ini.
“yeobboseo?”. Ucapku saat orang yang kini tengah aku hubungi telah mengangkat hpnya.
“ah,leeteuk-sshi, tumben kau meneleponku? Ada apa?”.
“maukah kau bermain mahyong bersamaku sekarang?”.
“apa? Mahyong? Siang2 main mahyong?”
“waktu
SMA, kita sering main mahyong dari siang di rumahmu kan? Aku ingin
merasakan saat2 itu lagi”. Ucapku pada ‘changmin’, namun sedikitr
berbohong.
“hah? Ok laah…tapi,nggak sampai begadang ya! Besok aku harus bekerja”.
“tenang! Kalau sudah jam 12,aku akan menang”.
“eh? Menang?”
“ah nggak, maksudnya,aku yang akan memenangi permainan kita”.
“oh ya, tapi kebetulah kau datang”.
“eh? Kebetulan?”
“iya, tadi ada telepon dari orang2 yang mencari mu”.
“MWO?”
“kubilang,
hari ini aku nggak ada janji denganmu, tapi,aku di minta menghubungi
jika kau datang, katanya mereka Cuma ingin bertemu”
“ng…..ng……nggak
jadi! Nggak jadi main mahyong! Anggap saja aku nggak meneleponku”. Ucap
ku buru2 dan langsung menutup sambungan telpon tersebut.
Kurang ajar! Mereka pasti sudah mengecek hampir semua teman-temanku.
Aish bagaimana ini,berpikir! Ayolah berpikir! Berpikir tempat
persembunyian yang tak di ketahui mereka.
Aish! Kenapa aku sial banget sih? Tuhan, dewa atau apa pun itu, selamatkan aku dari kesulitan ini!
Saat aku mengumpat gak jelas dengan hatiku sendiri, tiba2 mataku
menangkaap sebuah poster artis yang sangat aku sukai dan aku kagum2i
selama ini,Kang Soo Ra. Seketika hati ku langsung tenang saat melihat
wajahnya. Dan kali ini aku lebih memilih melihat pemutaran filmnya dan
mengantri membeli tiketnya.
“film yang di bintangi sora memang hebat”. Gumam ku saat melihat antrian untuk membeli tiket ini sangat panjang.
“banyak
orang dan suasana gelap saat film di putar, saat istirahat, aku akan
bersembunyi di toilet dan akan tetap di bioaskop sampai pemutaran
terakhir hingga pukul 12 malam”. Gumamku memikir2kan rencana untuk
nantinya.
“Lihatlah!”. Tiba2 suatu suara mengejutkanku, dan membuatku tersadar dalam lamunan ku.
“lihat
antrian panjang ini! Hari pertamaa pemutaran film ini di penuhi
orang!”. Ucap seorang yeoja dengan menggunakan mic nya dan berdiri
dihadapan kamera.
“baiklah kita akan mewawancarai orang2 yang berbaris”. Ucap yeoja itu lagi.
“selamat siang, kami dari siaran SBS”.
Ku lihat yeoja itu tengah mewawan cari para pengantri disini. Eh?
Waaaah…kalau aku di wawancarai…. Dan di siarkan secara nasional…
[waah…kami menemukan detektif terkenal tuan joong soo yang juga penggemar kang so ra]
Mereka
akan tau keberadaanku dan akhirnya, mereka akan menggeledah seluruh
sudut bioskop, mereka tak akan segan2 meski aku sembunyi di toilet. Dan
pada akhirnya aku memutuskan pergi dari situ dan menuju ke mobil ku
lagi.
“ayo ingat! Ingat!.....pasti ada tempat di mana aku bisa
sembunyi dan mereka tak akan datang!”. Gumam ku seraya terus berfikir
keras.
“restoran,kolam berenang,hotel,pacuan kuda……aahh…. Sial!
Sepertinya! Mereka sudah lebih tau lebih dulu mendatangi tempat itu,
caféku yang pertama kali mereka datangi……….”
“eh? Tunggu dulu….cafe?”
“mereka tau kalau aku kabur dari situkan?”
“kalau
aku jadi mereka…..aku akan berpikir tak akan mungkin kembali lagi
kesana”. Bwahahahaha kali ini aku memang sangat pintar dalam
bersembunyi,kau memang hebat teukie…
@cafe coffee@
“halo”. Sapa ku pada sooyoong saat aku sudah sampai di café ku lagi.
“eh,leeteuk oppa”. Sahut sooyong kaget. “saya khawatir,lho! Habis,oppa mendadak menghilang”. Lanjut sooyoong.
“haha… maaf maaf…. Waktu di toilet, tiba2 datang tawaran pekerjaan yang harus di tangani”. Jelas ku pada sooyoong.
“owh,tapi, syukurlah oppa kembali”. Ucap sooyong seraya tersenyum.
“hah?
Syukur?”. Tanyaku heran dengan ucaapn sooyong tadi. Namun tiba2 mataku
terbelalak saat mataku menangkap 5 sosok yang sedang duduk di bangku
tamu.
#leeteuk pov end#
“SELAMAT DATAAAANG”. Sapa ke 5 sosok tersebut kepada teukie.
“ka-kalian?
Kok,bisa?”. Ucap teukkie terbata2 saat melihat sosok itu,kok bisa
mereka menemukannya lagi. Yap ke 5 sosok itu adalah para dongsaeng2nya
yang sedari tadi ia hindari karna suatu alasan.
“Habis, hyung kan suka nonton sepak bola,mahyong dan kang sora”. Jelas kyuhyun santai sambil memamerkan senyuman evilnya.
“pertama,kami
menelepon teman hyung yang suka sepak bola, karna ponsel hyung tak bisa
di hubungi, kami memanggil lewat bagian informasi”. Jelas donghae
sambil memikir2 kan kejadian tadi.
“lalu,kami menghubungi teman
main mahyong hyung. Kami pesan gar dia menghubungi kami jika paman
datang. Karna kami ingin ketemu”. Jelas shindong lagi melanjutkan.
“dan kami menyimpulkan kalau paman akan menghadiri film kang sora”. Lanjut kibum santai dan tanpa ekspresi.
“terus,kami
tunggu di sini karena kami piker paman bakal kembali ke sini, tentu
saja kami sudah mencari ke tempat lain”. Ujar Minnie santai, dan
mendengar penjelasan ke 5 dongsaengnya ini membuat ia sweatdrop dan
berpikir bahwa dongsaengnya ini telah tertular oleh sikapnya yang suka
melakuan detectifan2.
“ehem….ehem… dan
sekarang…………………..KAMI MINTA AMPAO”. Ucap mereka serempah dan menyodorkan
tangan mereka, aish, ini lah saat2 yang ia benci, ia harus mengeluarkan
uangnya untuk member pada dongsaeng2nyaitu yang kini tengah meminta
jatahnya.
“akhir tahun hyung janji akan memberikan kami ampao”. Ucap kyuhyun.
“eh..hhmm… itu….tapi,hyung nggak punya amplopnya”. Ujar teukkie memberi2 alasannya.
“eh,
saya ada kok”. Ucap sooyong dan memberikan amplop kpdnya, leeteuk
sweatdrop. Aish, mungkin memang untuk kali ini ia harus memberinya
untuk dongsaeng2nya ini.
“Nih”. Ujar teukkie seraya menyodorkan amplop kepada dongsaeng2nya itu dengan perasaan yang agak2 gak iklas.
“jangan dihambur2kan ya”. Ujar leeteuk dengan muka di tekuk gak ikhlas.
“TERIMA
KASIIIH”. Ucap mereka serempak sembari mencium kedua pipi teukkie
berbarengan. Seketika senyum teukie pun terpancar di wajahnya karna
mendapat perlakuan unyu(?) dari dongsaeng2nya. Nggak apa laah untuk kali
ini uangnya ia keluarkan untuk dongsaeng2 tercintanya. Sebagai tanda
terima kasih karna telah menjadi dongsaeng yang baik untuknya.
==END==
Sumpah,aku tau kalau ff ini membosankan,kurang dimengerti,dan gak pantas di share…..
Yaaa karna aku iseng dan lagi bosan,makannya aku mengeluarkan ff membosankan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar